Kajian Belanja Modal pada Pemerintah Kota Jambi: Peran Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Dana Perimbangan

Main Article Content

Siswoyo
Trie Hierdawati
Bima Rahmat Dani Pratama

Abstract

Capital expenditure is an important component that can influence the financial performance of local governments. A higher allocation of capital expenditure can encourage the development of regional infrastructure such as roads, bridges, buildings, and other public facilities, which in turn improves the quality of public services provided to the community. Therefore, capital expenditure plays a significant role in supporting regional development and improving public welfare. This study aims to analyze the factors that influence capital expenditure in the Government of Jambi City by using two independent variables, namely Local Own-Source Revenue (PAD) and Intergovernmental Transfers (Balancing Funds). The research method used is a descriptive quantitative approach utilizing secondary data for the period 2010–2023. To address the research problem, the study applies multiple linear regression analysis. The results of the study indicate that Local Own-Source Revenue and Balancing Funds have a significant influence on the capital expenditure of the Jambi City Government.

Article Details

Section
Articles

References

[1] F. Herlin, R. Neldawaty, and R. A. Yanda, “Pengaruh Belanja Daerah dan Pertumbuhan Ekonomi Daerah Terhadap Kemandirian Keuangan Daerah di Provinsi Jambi,” ILTIZAM J. Shariah Econ. Res., vol. 7, no. 2, pp. 225–238, 2023.

[2] S. U. Ekawarna, “Analisis Flypaper Effect pada Belanja Daerah,” J. Perspekt. Pembiayaan dan Pembang. Drh., vol. 4, no. 3, pp. 167–184, 2017.

[3] R. A. Marshella and R. Dani, “Dampak Pengangguran dan Pembangunan Manusia terhadap Produk Domestik Regional Bruto di Provinsi Jambi,” J. Econ. Bus. Insight, vol. 1, no. 01, pp. 1–10, 2025.

[4] A. Z. Meiriana, S. A. Kusumaningtyas, and A. L. Pangestuti, “Analisis Pengaruh Pendapatan Asli Daerah, Dana Alokasi Umum, Dana Alokasi Khusus dan Dana Perimbangan Terhadap Belanja Daerah di Kabupaten Kota Provinsi Jawa Timur 2016–2022,” Kaji. Ekon. dan Akunt. Terap., vol. 1, no. 2, pp. 49–67, 2024.

[5] F. Damayanti, P. H. Prihanto, and D. Artis, “Pengaruh pertumbuhan ekonomi, pendapatan asli daerah dan dana alokasi umum terhadap anggaran belanja modal di Provinsi Jambi Tahun 2001-2023,” e-Jurnal Perspekt. Ekon. dan Pembang. Drh., vol. 13, no. 1, pp. 21–30, 2024.

[6] M. I. Gamela, A. Hartono, and I. F. Ulfah, “Pengaruh Pendapatan Asli Daerah, Dana Alokasi Umum, dan Pertumbuhan Ekonomi terhadap Belanja Modal Pemerintah Daerah Kabupaten Magetan,” Digit. Bisnis, vol. 3, no. 2, pp. 154–179, 2024.

[7] Z. I. Zulkarnain and T. Haryati, “Pengaruh Pendapatan Asli Daerah Dan Dana Perimbangan Terhadap Belanja Modal Pemerintah Daerah,” J. Ris. Akunt. Aksioma, vol. 22, no. 1, pp. 27–37, 2023.

[8] K. Febianti, I. Wiarta, S. Lestari, and A. Marsyaf, “Kajian Empiris Mengenai Dampak Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja dan Inflasi terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Provinsi Jambi,” J. Econ. Bus. Insight, vol. 1, no. 01, pp. 33–42, 2025.

[9] E. Hutagalung, “Perimbangan keuangan antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah dalam pengelolaan keuangan daerah,” J. Ilmu Pemerintah. Widya Praja, vol. 42, no. 1, p. 1, 2016.

[10] B. P. Aji, I. K. Kirya, and G. P. A. J. Susila, “Analisis sumber pendapatan asli daerah (PAD) dalam pelaksanaan otonomi daerah di kabupaten buleleng,” Bisma J. Manaj., vol. 4, no. 2, pp. 95–104, 2018.

[11] I. Ferdiansyah, D. R. Deviyanti, and S. Pattisahusiwa, “Pengaruh pendapatan asli daerah, dana alokasi umum, dana alokasi khusus, dan dana perimbangan terhadap belanja daerah,” Inov. J. Ekon. Keuangan, Dan Manaj., vol. 14, no. 1, pp. 44–52, 2018.

[12] Y. Rizal, “Pengaruh Pendapatan Asli Daerah Terhadap Belanja Modal di Kota Langsa,” J. Samudra Ekon., vol. 3, no. 1, pp. 74–83, 2019.

[13] R. Dani et al., “Desain Penelitian: Teori, Metode, dan Implementasi,” Penerbit Mifandi Mandiri Digit., vol. 1, no. 01, 2024.

[14] T. Hierdawati, S. N. Putri, G. Erwin, and A. Rifqi, “Determining Factors for Culinary MSME Income in Simpang IV Sipin Subdistrict, Jambi City,” J. Econ. Bus. Insight, vol. 1, no. 01, pp. 43–53, 2025.

[15] S. Susilo, R. N. H. Putri, F. Y. Simangunsong, and M. Labiba, “Intergovernmental Transfer and Local Own-Source Revenue on Capital Expenditure,” Eqien-Jurnal Ekon. dan Bisnis, vol. 13, no. 3, pp. 370–379, 2024.

[16] N. Ervina, S. Tan, and E. Achmad, “Determinan Penerimaan Pajak Daerah dan Pengaruhnya terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Kota Jambi,” J-MAS (Jurnal Manaj. dan Sains), vol. 8, no. 2, pp. 1349–1364, 2023.

[17] A. Dalil, Sukidin, and W. Hartanto, “Pengaruh pendapatan asli daerah, dana alokasi umum, dan dana alokasi khusus terhadap pengalokasian anggaran belanja modal pada kabupaten dan kota di provinsi jawa timur tahun 2013-2018,” J. Pendidik. Ekon., vol. 14, no. 1, p. 178, 2020.

[18] I. S. Febriana and S. Praptoyo, “Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi belanja modal pada Provinsi Jawa Timur,” J. Ilmu dan Ris. Akunt., vol. 4, no. 9, 2015.